19 Desember 2025

Menyetel Frekuensi Masa Depan: Fahd Pahdepie Bedah Paradigma Kepemimpinan Baru di Hadapan Mahasiswa UMJ

Team 2045Hz
Oleh Team 2045Hz
Menyetel Frekuensi Masa Depan: Fahd Pahdepie Bedah Paradigma Kepemimpinan Baru di Hadapan Mahasiswa UMJ

Fahd Pahdepie menyampaikan materi tentang kepemimpinan masa depan Indonesia Fahd Pahdepie (Tengah), menyampaikan materi tentang kepemimpinan masa depan Indonesia di hadapan puluhan mahasiswa UMJ, Jum’at (19/12) di UMJ.

Penulis buku 2045 Hz: Frekuensi Masa Depan Indonesia, Fahd Pahdepie, mengajak generasi muda untuk merombak cara pandang mereka terhadap dunia kepemimpinan dalam acara Latihan Kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Bertempat di Auditorium K.H Mas Mansoer, Gedung FAI UMJ lantai 4, pada Jumat (19/12), Fahd hadir sebagai narasumber utama di hadapan 80 peserta yang terdiri dari anggota BEM FISIP serta mahasiswa UMJ. Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, Fahd menekankan pentingnya menyelaraskan "frekuensi" kolektif guna melahirkan model kepemimpinan yang lebih relevan dengan tuntutan zaman.

Mengawali sesinya, Fahd langsung melibatkan peserta ke dalam diskusi terbuka dengan melontarkan pertanyaan reflektif mengenai sosok pemimpin ideal di mata generasi saat ini dan gaya kepemimpinan seperti apa yang mampu memotivasi mereka untuk terlibat aktif. Menurutnya, pemahaman mengenai kepemimpinan harus lahir dari perspektif mereka yang dipimpin, bukan sekadar teori dari sang pemimpin. Fahd mengkritisi gaya latihan kepemimpinan konvensional yang seringkali terjebak pada pendekatan formalitas yang kaku dan budaya "adu nasib" oleh senior, yang dinilainya sudah tidak relevan lagi dengan dinamika dunia yang telah berubah total.

Para mahasiswa sedang memperhatikan  pemaparan dari Fahd Pahdepie tentang Paradigma Kepemimpinan Masa Depan Indonesia dengan antusias

Para mahasiswa sedang memperhatikan pemaparan dari Fahd Pahdepie tentang Paradigma Kepemimpinan Masa Depan Indonesia dengan antusias

Melalui gerakan 2045 Hz, Fahd menceritakan perjalanannya dari satu forum ke forum lain untuk merekam aspirasi autentik anak muda mengenai model kepemimpinan yang mereka idamkan. Ia berpendapat bahwa kepemimpinan masa depan akan mengalami pergeseran besar dari sifat maskulin menuju feminin.

“Selama ini, kepemimpinan dunia cenderung maskulin karena merupakan produk dari sejarah panjang peperangan fisik yang mewariskan kultur persaingan keras,” ujar Fahd.

Namun, ia melihat kerusakan dunia dan lingkungan saat ini sebagai imbas dari gaya maskulinitas tersebut, sehingga ke depan, dunia membutuhkan sentuhan pemimpin yang mampu mengelola sesuatu dengan cara yang lebih lembut dan inklusif, termasuk kebutuhan akan lebih banyak pemimpin perempuan.

Fahd menutup paparannya dengan menegaskan bahwa inti dari kepemimpinan bukanlah pada sosok atau jabatan tertentu, melainkan pada nilai yang mampu menggetarkan orang lain. Ia menganalogikan kepemimpinan sebagai sebuah gelombang atau frekuensi; jika frekuensi antara pemimpin dan yang dipimpin sudah sama, maka segala visi dan tujuan akan menjadi masuk akal untuk dijalankan bersama. Ia menaruh harapan besar kepada mahasiswa UMJ agar mampu menjadi pemimpin baru yang tidak hanya pandai menyetel frekuensi kemajuan, tetapi juga mampu menyebarkan gelombang positif tersebut demi menyongsong masa depan Indonesia yang lebih harmonis.

Fahd Pahdepie (tengah) berfoto bersama peserta acara Latihan Kepemimpinan Masa Depan Indonesia

Fahd Pahdepie (tengah) berfoto bersama peserta acara Latihan Kepemimpinan Masa Depan Indonesia